• Shortcuts : 'n' next unread feed - 'p' previous unread feed • Styles : 1 2
aA :  -   + pdf Infos Unsubscribe

» Publishers, Monetize your RSS feeds with FeedShow:  More infos  (Show/Hide Ads)


Date: Tuesday, 05 May 2009 08:19
No associated text to display
Author: "--"
Send by mail Print  Save  Delicious 
Date: Tuesday, 05 May 2009 06:56
Masih ingat lagu zaman baheula Sakura kang Fariz RM? Senada cinta bersemi di antara kita... Halaaaah....jadi ingat waktu masih pakai seragam putih
Author: "--"
Send by mail Print  Save  Delicious 
Date: Monday, 04 May 2009 04:03

http://www.eramuslim.com/oase-iman/episode-sakura.htm

Sakura…sakura…ima saki hokoru
Setsuna ni chiri yuku sadame to shitte
Sakura…sakura….tada mai ochiru
Itsuka umare kawaru toki wo shinji
(Sakura song by Moriyama Naotama)

Jepang identik dengan negri sakura, pekan ini sedang menikmati keindahan bunga sakura. Sakura  dalam bahasa jepang artinya mekar. Bunga ini ditanam secara berkelompok. Biasanya ditanam di pinggir sungai atau taman. Tak heran, pemandangan dominan di Jepang awal bulan april adalah rimbunan bunga sakura. Bunga sakura ada yang berwarna putih, merah muda atau putih kekuningan. Di Jepang varietas bunga sakura amat beragam, tapi yang terbanyak adalah jenis yoshino dan yamazakura. Kelopak bunganya berjumlah 5 helai tapi ada juga yang sampai 100 helai. Bunga sakura tidak memiliki daun. Begitu mekar terlihat gerombolan bunga saja. Subhanallah, indah sekali..

Proses kuncup, mekar dan mekar seluruhnya, dapat dilihat melalui sakura zensen atau peta mekarnya bunga ...

Author: "--"
Send by mail Print  Save  Delicious 
Date: Monday, 04 May 2009 03:58

http://www.eramuslim.com/oase-iman/pasien-meiji-41.htm

Saat merapikan tumpukan kartu status pasien yang datang hari ini, mataku terfokus pada satu status pasien. Kucolek Torikoe-sensei rekan kerja yang disampingku, seraya menunjuk kolom data kelahiran.
Meiji yon ju ichi nen!” pekiknya tertahan. Aku mengangguk.
Ya, Februari tahun ini, pasien itu berusia 101 tahun!!! Subhanallah, desisku tak henti-hentinya bertasbih.

***

Nenek 101 tahun itu kini berada di hadapan dokter kepala bagian oral functional rehabilitation, yang juga profesor pembimbingku. Duduk di kursi roda dengan atapan kosong. Wajahnya keriput penuh guratan. Pendengarannya tidak peka lagi, sehingga harus berbicara keras di samping telinganya. Suaranya lemah nyaris tak terdengar. Respon alat geraknyapun lamban. Ketika datang, kepalanya diikat dengan bandana yg melintang dari dagu sampai kepala bagian atas. Menurut putranya, sang ibu sering mengalami dislokasi (pergeseran) sendi rahang. Membuka mulut sedikit untuk menguap saja, ...

Author: "--"
Send by mail Print  Save  Delicious 
Date: Tuesday, 06 Jan 2009 09:03

Diambil dari Eramuslim:

http://www.eramuslim.com/oase-iman/hijrah-kedua-sang-musashi.htm

Selamat menikmati

******

Taiyo-san namanya. Berasal dari belahan barat negeri sakura. Tertarik pada Islam di Indonesia saat pengambilan data untuk thesis masternya. Ketika azan digemakan, orang disekitarnya berbondong-bondong datang ke masjid untuk sholat, bahkan saat rombongan penelitian berada di kawasan hutan belantara sekalipun, mereka melakukan sholat. Ada apa dengan sholat? Pikirnya.

Kelak hal itu terjawab bersamaan dengan jawaban keingintahuannya tentang sumber ketenangan hati. Syahadat pun diikrarkan. Janji Allah, hanya dengan mengingat-Nya hati menjadi tenang. Disitulah letak kebahagiaan hidup hakiki yang dicarinya.

Pernikahan dengan muslimah Indonesia, menambah mantap hijrahnya. Perjuangan mempelajari Islam dilanjutkan melalui bantuan sang istri. “Saya sedang mengajarinya membaca Alquran” Kata sang istri suatu saat. Peranan pasangan hidup di awal membangun mahligai rumah tangga di negeri...

Author: "--"
Send by mail Print  Save  Delicious 
Date: Friday, 24 Aug 2007 03:08

Dalam membuat sushi, keberhasilan membuat nasi sushi (sushi-meshi) yang  baik akan menentukan cita rasa sushi yg betul-betul  terasa 'mushy' .  Begitu  yg disampaikan Inoue sensei  saat saya menghadiri "Japanese cooking class" di OPIEF (Okayama Prefectural International Exchange Foundation).

Selanjutnya jika kita berhasil membuat nasi sushi dgn baik, nasi tersebut akan lezat disantap dalam bentuk apapun. Dikepal,  digulung atau hanya diletakkan di cawan seperti nasi biasa. Ada beberapa point penting dalam membuat nasi sushi:

1. Gunakan cuka sushi sesuai takaran. Terlalu sedikit atau terlalu banyak, jelas mempengaruhi cita rasa nasi. Untuk yg muslim, hati-hati dalam memilih cuka sushi.  Pilihlah yg tidak mengandung alkohol/sake.

2. Aduklah nasi atau cuka sesuai saran. Jangan lupa kipasi saat mengaduk nasi. Kalau orang sunda tindakan seperti ini istilahnya supaya nasi jadi "keked".

3. Gunakan wadah dari bambu untuk mengaduk nasi. Di Indonesia,...

Author: "--"
Send by mail Print  Save  Delicious 
Date: Saturday, 18 Aug 2007 17:54
Mau ada tamu, nyari makanan yg gampang buat suguhan. Ketemu bundel resep beraneka ragam puding. Boleh juga niih...apalagi di Jepang lagi puanaaaaaaas banget, yg konon katanya mencapai suhu tertinggi sepanjang 74 tahun terakhir!!! Sumber: Buklet Resep Tabloid
Author: "--"
Send by mail Print  Save  Delicious 
Date: Sunday, 05 Aug 2007 02:47
Awal datang Ke Jepang, kalau buat kue lumpur pake cetakan takoyaki. Tapi lama-lama krn keluar malesnya, langsung masukkan ke cetakan trus di microwave atau di oven ^_^ Rasanya? sama aja sih perasaan. Hehehe...justifikasi kemalesan :-p Resep asli dari "Dapur Bunda". Ada tambahan dari Sunu , katanya ditambahin keju. Bener loooh...rasanya tambah gurih. Makasih ya,
Author: "--"
Send by mail Print  Save  Delicious 
Date: Tuesday, 24 Jul 2007 07:45
Panas-panas begini enaknya maem yg serba dingin. Puding coklat resepnya mba Syl di Hanoi ini, bisa jadi alternatif. Rasanya coklat banget ...tanpa vla-pun udah uenaaak ^_^ Oh ya, mba Syl ini ternyata kakak kelas waktu di SMA I Bogor. Seneng deh punya kakak kelas yang cantik, pinter masak, pinter motret, pinter nulis, pinter bikin tips praktis....mba Syl, hatur nuhun ya
Author: "--"
Send by mail Print  Save  Delicious 
Date: Friday, 01 Jun 2007 04:35
Hasil nyontek resepnya mba Lia . Makasih ya mba... Enak banget looh.... Biar ngga pedes, cabenya diganti paprika. Seneng deh liat anak-anak lahap
Author: "--"
Send by mail Print  Save  Delicious 
Date: Friday, 18 May 2007 07:43
Kalau lihat mba Esther posting resep, bawaannya kok ngileeer terus. Seperti resep yg ini. Gampang dibuat dan enak di perut :D Makasih ya mba Esther Kebetulan di kulkas ada tomat. Di rumah anak-anak ngga suka makan tomat tanpa diolah. Tapi kalau dicampur dan dipotong kecil-kecil seperti ini, alhamdulillah mau juga pada maem. Saya sendiri karena doyan pedes, dicampur cabe bubuk Jepun yg ada wijennya itu looh. Hmmmmm........Enak
Author: "--"
Send by mail Print  Save  Delicious 
Date: Wednesday, 16 May 2007 01:40


Sulung saya amat suka baca. Sejak bayi saya sering membacakan buku untuknya. Alhamdulillah minatnya terhadap buku terus meningkat.

"Mending uangnya buat beli yg lain deh, dibanding beli buku terus.  Lagian Izza kan belum bisa baca ..." begitu saran neneknya melihat koleksi buku si sulung yg bertambah terus.

Saya tersenyum menanggapi saran ibu. Perbedaan paradigma selalu ada pada  generasi yg berbeda. Insya Allah suatu saat ibu atau siapapun yg  melihat ini akan paham, begitu saya berhusnudzhon.

Setiap bulan kami mempunyai anggaran khusus untuk buku dan perawatannya. Perawatan buku seperti  hard cover, menyampul plastik atau memperbaiki buku yg rusak krn tersobek. Buku menjadi oleh-oleh baginya saat saya bepergian atau bekerja. Tak heran 1/5  gaji dokter gigi PTT kandas di toko buku atau loper majalah anak.

Saat ini banyak orangtua di tanah air kewalahan dgn muatan TV yg minim edukasi. Jam tayangpun tak kenal waktu. Ternyata.......
Author: "--"
Send by mail Print  Save  Delicious 
Date: Sunday, 06 May 2007 13:00
Masakan yg satu ini, gampang buatnya dan enak banget dimaem kalo cuaca dingiiiiin kayak hari ini krn hujan seharian. Cuma masalahnya satu...agak susah dapetin bahannya (baca: buntut sapinya). Di Jepang, saya biasa pesan di Azhar Fukuoka. Itupun kudu tanya-tanya dulu krn stocknya sering habis. Yaaa gimana ngga cepat habis, sapi yg dipotong cuma satu, otomatis buntutnya juga cuma satu :D Sumber resep:
Author: "--"
Send by mail Print  Save  Delicious 
Date: Monday, 23 Apr 2007 20:29
Inilah susahnya tinggal di jauh dari tanah air. Pengen bikin gudeg yogya, susah nyari nangkanya. Apalagi di kota kecil Okayama ini...tambah susah deh :( Ketika belajar ikebana sabtu kemarin, temen kursus memberi takenoko (=rebung). Krn guedeee banget sampai bingung mau dibuat apa aja. Eh...kepikiran buat gudeg aja deh dari rebung. Apan warnanya dah kayak nangka tuh :-p. Coba aja deh.... Hasilnya? lumayaaaan....makan rebung serasa makan nangka hehehe.... Resepnya masih pakai resep gudeg Yogya mba Titi. Matur nuwun ya, mba. Resepnya serba guna
Author: "--"
Send by mail Print  Save  Delicious 
Date: Saturday, 21 Apr 2007 03:12
Cake ini rasanya lain banget deh. Segeeeer....krn ada yoghurt, parutan kulit lemon dan perasan lemon. Shidqi doyan banget, sampai saya harus ngumpetin krn kalau keterusan bisa-bisa ngga maem nasi nantinya hehehe... Loyangnya saya pakai yg kotak aja krn ngga punya loyang chiffon. Trus olesannya krn ngga ada gula bubuk pake prune. Tambah segeeer...^_^ Sumber resep: www.indosiar.com
Author: "--"
Send by mail Print  Save  Delicious 
Date: Monday, 16 Apr 2007 09:55
Kalau punya pisang bonyok, jangan dibuang. Dimanfaatkan dibuat cake pisang. Salah satunya bisa pakai resep mba Efi, tetangga tercintah. Katanya resepnya dari majalah apaa gituh, lupa.....hehehehe.... Rasanya lembut. Enak deh...Shidqi sampai bolak balik ke meja dapur ngambilin cake ini. Biar aromanya semriwing, ditambahkan spekuk.
Author: "--"
Send by mail Print  Save  Delicious 
Date: Saturday, 07 Apr 2007 17:23
Untuk acara Hanami-an (menikmati keindahan bunga sakura) PPI Okayama, bingung nih mau buat apaan. Eheeem...jadi inget postingan balado telurnya mba Esther. Sekalian dipraktekin aja aaah.... Berhubung ada banyak tamu orang Jepang, saya pakai paprika merah aja biar ngga pedes. Soalnya mereka sensitif sih ama pedes. Kurang seru sih rasanya tapi gpp deh daripada ntar berabe pulang hanamian pada ngantri di toilet semua.....bisa-bisa saya kena delik lagi, membuat orang mencret hehehe....
Author: "--"
Send by mail Print  Save  Delicious 
Date: Sunday, 01 Apr 2007 21:40
Kalau berkunjung ke Bogor, jangan lupa mampir untuk membeli asinan. Ada 2 macam asinan, asinan sayur dan asinan buah. Dua-duanya sama-sama enak dan segaaaar.... Penggunaan ebi kering, jadi kunci kuah asinan yg enak. Hal lain adalah kwalitas buah yg cukup kematangannya. Sayang di Jepang, sulit utk mendapatkan pepaya mengkel yg rasanya spt di Indonesia. Walaupun jadinya asinan Okayama ....lumayan ngobatin kangen ama kampung halaman, kota hujan
Author: "--"
Send by mail Print  Save  Delicious 
Date: Saturday, 31 Mar 2007 06:14
Walah...namanya panjang amat. Hehehe...maaf deh. Mie ayam bakso, tentu semua tahu ya, apalagi bagi yg suka jajan kayak saya :-p Sejak tinggal di Jepun, saya jadi 'ketularan' seneng nyampur biji wijen di setiap masakan. Wijen dalam beberapa literaratur ternyata memang banyak khasiatanya. Diantaranya krn mengandung senyawa fitoestrogen dipercaya dapat mengurangi dampak menopause. Khasiat lainnya meningkatkan pertumbuhan tubuh, menjaga kesehatan membran sel, mengefektifkan sistem kekebalan tubuh, menyeimbangkan sistem hormonal. Juga menjaga kecantikan kulit, kuku, dan rambut.
Author: "--"
Send by mail Print  Save  Delicious 
Date: Thursday, 29 Mar 2007 05:54

"Anak-anak rata-rata menerima 460 komentar negatif atau kritik dan 75 komentar positif positif atau dukungan setiap hari "

(Quantum Learning-Bobbi De Potrer & Mike Hernacki)

"Duh, mas Izza sholeh ya....main sama-sama dgn de' Shidqi" pujiku tulus  ketika melewati adik kakak yg sedang bermain bersama, menuju balkon membawa keranjang jemuran.

Yang dipuji tersenyum simpul sambil mengajari adiknya merangkai kereta mainan. "Giniih dek cara nyambungnya. Iniiiii...."

Paling menyenangkan memang melihat pemandangan kakak beradik akur dan main bersama seperti ini. Namun....adakalanya gesekan terjadi juga. Kalau sudah begitu, bunda harus turun tangan untuk melerai. Kadang disertai nada protes pada si sulung.

Akhir-akhir ini, ada satu azzam untuk lebih banyak 'menangkap basah' setiap perbuatan baik anak, terutama si sulung. Saya merenung ternyata saya tidak cukup  fair padanya.  Saya terlampau jeli melihat kesalahannya tapi tidak cukup jeli untuk menangkap saat-saat d...

Author: "--"
Send by mail Print  Save  Delicious 
Next page
» You can also retrieve older items : Read
» © All content and copyrights belong to their respective authors.«
» © FeedShow - Online RSS Feeds Reader